Pemberdayaan Penyandang Disabilitas: Dari Pendekatan Berbasis Hak Menuju Kemandirian dan Pembangunan Inklusif
Referensi komprehensif mengenai pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pendekatan berbasis hak, kapabilitas, kemandirian, tata kelola, dan pembangunan inklusif berkelanjutan.
Status ISBN: Sudah Terbit
Nomor ISBN. 978-634-05-6525-6
Detail Buku
Informasi utama mengenai buku Pemberdayaan Penyandang Disabilitas: Dari Pendekatan Berbasis Hak Menuju Kemandirian dan Pembangunan Inklusif.
Puguh Novi Prasetyono, S.Pd., M.T.
Dodik Arwin Dermawan, S.ST., S.T., M.T.
Indarti, S.Pd., M.Sn., Ph.D.
Naj’ma Aurelia Rachman
Yuni Lestari, M.AP.
Dr. Ardiyansah, S.Sos., M.AP.
Sinopsis
Memahami pemberdayaan penyandang disabilitas melalui perspektif hak, kapabilitas, kemandirian, tata kelola, dan pembangunan inklusif.
Buku Pemberdayaan Penyandang Disabilitas: Dari Pendekatan Berbasis Hak Menuju Kemandirian dan Pembangunan Inklusif membahas pemberdayaan disabilitas sebagai bagian penting dari pembangunan yang berkeadilan. Pembahasan tidak menempatkan penyandang disabilitas sebagai objek bantuan, tetapi sebagai subjek pembangunan yang memiliki hak, kapasitas, pilihan, dan peluang untuk berpartisipasi secara penuh dalam kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik. Buku ini menguraikan perubahan paradigma dari pendekatan karitatif dan medis menuju pendekatan sosial, berbasis hak, dan inklusif. Konsep pemberdayaan kemudian dikembangkan melalui dimensi akses, kapabilitas, agensi, partisipasi, kemandirian, dan inklusi. Kerangka tersebut membantu pembaca memahami bahwa pemberdayaan merupakan proses yang saling berkaitan antara individu, keluarga, komunitas, organisasi, dunia usaha, perguruan tinggi, dan pemerintah. Dengan pendekatan ini, pemberdayaan disabilitas dipahami sebagai proses transformasi sosial yang menuntut perubahan kebijakan sekaligus perubahan lingkungan.
Pembahasan buku mencakup hak penyandang disabilitas, kebijakan publik, pembangunan berkelanjutan, pendidikan inklusif, keterampilan vokasional, ketenagakerjaan, kewirausahaan, kesehatan, aksesibilitas, teknologi, dan partisipasi sosial. Selain membahas landasan konseptual, buku ini menelaah strategi pemberdayaan berbasis komunitas, Community-Based Rehabilitation dan Community-Based Inclusive Development, pendampingan individu, serta peran keluarga dan organisasi penyandang disabilitas. Perspektif tata kelola juga mendapat perhatian melalui pembahasan implementasi kebijakan, koordinasi lintas sektor, kemitraan, sumber daya, pembiayaan, data, monitoring, dan evaluasi program. Dengan demikian, keberhasilan pemberdayaan tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi dari perubahan nyata pada kualitas hidup, kemandirian, partisipasi, dan berkurangnya kesenjangan. Berbagai tabel, data, model, dan gambar konseptual disajikan untuk membantu pembaca melihat hubungan antara teori, kebijakan, dan praktik. Pendekatan tersebut menjadikan buku ini relevan bagi kajian administrasi publik, kebijakan sosial, pendidikan, pembangunan, dan studi disabilitas.
Buku ini juga menghadirkan pengalaman empiris Kota Surabaya sebagai ruang untuk memahami bagaimana kebijakan pemberdayaan diterjemahkan dalam praktik. Program dan layanan bagi penyandang disabilitas dibahas untuk menunjukkan pentingnya integrasi antara data, perencanaan, implementasi, pendampingan, evaluasi, dan pembelajaran kebijakan. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan inklusif membutuhkan kolaborasi yang konsisten antara pemerintah, keluarga, komunitas, organisasi disabilitas, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Di sisi lain, berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya, aksesibilitas, koordinasi, pembiayaan, dan sistem pengukuran hasil tetap perlu mendapat perhatian. Karena itu, buku ini tidak berhenti pada deskripsi program, tetapi mengarahkan pembahasan pada penguatan ekosistem pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan. Pada bagian akhir, dikembangkan arah kebijakan menuju sistem yang lebih berbasis data, terintegrasi, kolaboratif, berorientasi pada hasil, dan inklusif.
Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, aparatur pemerintah, organisasi penyandang disabilitas, pekerja sosial, pengelola layanan, serta praktisi pembangunan yang membutuhkan referensi mengenai pemberdayaan disabilitas. Materinya dapat digunakan untuk memahami konsep dasar sekaligus menganalisis desain, implementasi, dan evaluasi kebijakan pemberdayaan. Kehadiran perspektif hak, kapabilitas, kemandirian, tata kelola, dan pembangunan berkelanjutan memungkinkan pembaca melihat isu disabilitas secara lebih utuh. Buku ini juga menegaskan pentingnya prinsip bahwa kebijakan inklusif harus dibangun bersama penyandang disabilitas, bukan sekadar ditujukan kepada mereka. Dengan demikian, pembangunan inklusif tidak hanya berkaitan dengan penyediaan akses, tetapi juga penciptaan ruang bagi pilihan, suara, kontribusi, dan kemandirian. Pada akhirnya, buku ini menawarkan kerangka pemikiran untuk mendorong masyarakat yang lebih setara, inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Buku Ini Cocok untuk Siapa?
Referensi bagi pembaca yang ingin memahami pemberdayaan penyandang disabilitas dari perspektif kebijakan, tata kelola, pembangunan, dan inklusi sosial.
Mahasiswa
Mahasiswa Administrasi Publik, Kebijakan Publik, Kesejahteraan Sosial, Pendidikan, dan bidang ilmu sosial terkait.
Dosen & Akademisi
Sebagai referensi pembelajaran dan pengembangan kajian mengenai disabilitas, pemberdayaan, kebijakan sosial, dan pembangunan inklusif.
Peneliti
Mendukung penelitian mengenai pemberdayaan disabilitas, implementasi kebijakan, inklusi sosial, kapabilitas, dan pembangunan berkelanjutan.
Aparatur Pemerintah
Mendukung perencanaan, implementasi, koordinasi, monitoring, dan evaluasi kebijakan serta program pemberdayaan penyandang disabilitas.
Organisasi Disabilitas
Relevan bagi organisasi penyandang disabilitas, komunitas, pekerja sosial, dan pengelola layanan dalam memperkuat pemberdayaan berbasis hak.
Praktisi Pembangunan
Bermanfaat bagi praktisi, dunia usaha, lembaga sosial, dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Miliki Buku Pemberdayaan Penyandang Disabilitas
Tambahkan buku Pemberdayaan Penyandang Disabilitas: Dari Pendekatan Berbasis Hak Menuju Kemandirian dan Pembangunan Inklusif sebagai referensi untuk pembelajaran, penelitian, perumusan kebijakan, pengembangan program pemberdayaan, serta pembangunan masyarakat yang lebih setara, partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.
