Menembus Batas Digital: Transformasi, Hambatan, dan Implementasi Pelayanan Publik di Daerah Kepulauan
Referensi mengenai transformasi pelayanan publik digital, tantangan implementasi teknologi pemerintahan, serta dinamika penyelenggaraan pelayanan di daerah kepulauan.
Status ISBN: Sudah Terbit
Nomor ISBN. 978-634-05-6749-6
Detail Buku
Informasi utama mengenai buku Menembus Batas Digital: Transformasi, Hambatan, dan Implementasi Pelayanan Publik di Daerah Kepulauan.
Armilla Rumasukun, S.AP.
Harvey E. Kanalung, S.AP.
Farel W. Hantja, S.AP
Sinopsis
Memahami transformasi pelayanan publik digital, tantangan implementasi, kesenjangan akses, dan dinamika pelayanan di wilayah kepulauan.
Transformasi digital telah mengubah cara pemerintah menghadirkan pelayanan kepada masyarakat. Pemanfaatan teknologi tidak lagi sekadar menjadi pelengkap administrasi, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang cepat, transparan, mudah diakses, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Namun, proses digitalisasi tidak selalu berlangsung dalam kondisi yang sama. Wilayah kepulauan dan daerah dengan keterbatasan infrastruktur menghadapi tantangan tersendiri, mulai dari konektivitas, kapasitas aparatur, literasi digital, integrasi sistem, hingga kesenjangan akses masyarakat.
Buku Menembus Batas Digital: Transformasi, Hambatan, dan Implementasi Pelayanan Publik di Daerah Kepulauan membahas secara sistematis perkembangan pelayanan publik dalam perspektif administrasi publik, tata kelola pemerintahan, inovasi, serta transformasi digital. Pembahasan menghubungkan berbagai paradigma pelayanan publik dengan kebutuhan pemerintahan digital yang semakin adaptif dan inklusif. Buku ini juga menguraikan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efisiensi organisasi, memperluas akses masyarakat, dan membangun hubungan yang lebih terbuka antara pemerintah dan warga.
Perhatian khusus diberikan pada tantangan pelayanan publik digital di wilayah kepulauan. Karakteristik geografis, keterbatasan jaringan, perbedaan kapasitas antardaerah, serta kesenjangan digital menuntut pendekatan pelayanan yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga mempertimbangkan aspek kelembagaan, sumber daya manusia, kolaborasi, dan keadilan akses. Oleh karena itu, transformasi digital perlu dipahami sebagai proses perubahan tata kelola yang melibatkan penataan organisasi, penguatan kompetensi aparatur, integrasi pelayanan, perlindungan data, partisipasi masyarakat, dan pembangunan ekosistem digital yang berkelanjutan.
Disusun sebagai buku referensi, karya ini memberikan landasan konseptual sekaligus kerangka analitis untuk memahami arah perkembangan pelayanan publik di era digital. Buku ini relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, aparatur pemerintah, pengelola pelayanan publik, pembuat kebijakan, serta pembaca yang ingin memahami peluang dan tantangan transformasi pemerintahan digital. Melalui pembahasan yang sistematis dan kontekstual, buku ini menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi oleh kemampuan pemerintah memastikan bahwa setiap inovasi benar-benar menghadirkan pelayanan yang mudah, inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Buku Ini Cocok untuk Siapa?
Referensi bagi pembaca yang ingin memahami transformasi pelayanan publik, pemerintahan digital, inovasi pelayanan, dan tantangan tata kelola di daerah kepulauan.
Mahasiswa
Mahasiswa Administrasi Publik, Kebijakan Publik, Ilmu Pemerintahan, Manajemen Publik, dan bidang ilmu sosial yang mempelajari pelayanan publik serta transformasi digital.
Dosen & Akademisi
Sebagai referensi pembelajaran dan pengembangan kajian pelayanan publik, administrasi digital, inovasi pemerintahan, dan tata kelola daerah.
Peneliti
Mendukung penelitian mengenai transformasi digital, digital governance, kesenjangan digital, pelayanan publik, dan wilayah kepulauan.
Aparatur Pemerintah
Mendukung pengembangan pelayanan digital yang lebih efisien, adaptif, responsif, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pengelola Pelayanan Publik
Memberikan perspektif mengenai integrasi sistem, kualitas layanan, kapasitas aparatur, akses masyarakat, dan implementasi inovasi berbasis teknologi.
Pembuat Kebijakan
Relevan bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi transformasi digital yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Miliki Buku Menembus Batas Digital
Tambahkan buku Menembus Batas Digital: Transformasi, Hambatan, dan Implementasi Pelayanan Publik di Daerah Kepulauan sebagai referensi untuk pembelajaran, penelitian, pengembangan pelayanan publik, transformasi pemerintahan digital, serta perumusan kebijakan yang lebih adaptif, inklusif, dan sesuai dengan karakteristik wilayah.
